Iklan Dua

DPRD Soroti Jalan Berlubang dan Pohon Rawan Tumbang di Balikpapan Timur

$rows[judul] Keterangan Gambar : Anggota DPRD Dapil Balikpapan Timur, Sofyan Jufri

Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – Kondisi Jalan Mulawarman kembali jadi sorotan. Anggota DPRD dari dapil Balikpapan Timur, Sofyan Jufri, mendesak Pemkot Balikpapan segera bergerak melakukan pemeliharaan menyeluruh di jalur vital tersebut, pada Selasa (14/4/2026).


Jalan penghubung dengan mobilitas kendaraan tinggi itu dinilai membutuhkan perhatian serius. Terutama pada perbaikan jalan berlubang dan perataan permukaan agar lebih aman dan nyaman dilalui masyarakat.


Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menegaskan, penanganan jalan berlubang harus jadi prioritas utama. Pasalnya, kerusakan jalan berpotensi mengganggu arus lalu lintas, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.


Ia mengingatkan, Jalan Mulawarman memiliki peran strategis sebagai jalur ekonomi Kota Balikpapan. Karena itu, perbaikannya tidak boleh ditunda.


“Ini fasilitas umum yang dipakai banyak orang. Jangan tunggu ada korban baru diperbaiki. Jangan juga menunggu momen tertentu seperti lebaran,” tegasnya.


Sofyan mengaku telah menerima banyak aduan masyarakat terkait kondisi jalan rusak tersebut. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan muncul anggapan pemerintah abai terhadap kebutuhan warga.


Sebagai wakil rakyat dari Balikpapan Timur, ia menegaskan aspirasi masyarakat tersebut harus segera ditindaklanjuti.


Tak hanya jalan, Sofyan juga menyoroti persoalan pohon yang rawan tumbang di kawasan Balikpapan Timur. Beberapa kejadian pohon tumbang bahkan sempat menghambat aktivitas warga karena menutup badan jalan.


Ia meminta Pemkot melalui dinas terkait segera melakukan penanganan, termasuk pemangkasan pohon yang tumbuh terlalu dekat dengan jaringan listrik dan lampu jalan.


Menurutnya, kondisi tersebut berisiko memicu korsleting listrik, pemadaman, hingga kebakaran, terutama saat hujan deras dan angin kencang.


“Pohon yang terlalu dekat dengan kabel listrik sangat berbahaya. Bisa menyebabkan korsleting bahkan kebakaran,” ujarnya.


Selain itu, pohon dengan batang rapuh atau ranting menggantung juga membahayakan pengguna jalan karena berpotensi jatuh sewaktu-waktu.


Sofyan mendorong adanya koordinasi lintas instansi, khususnya antara Dinas Lingkungan Hidup dan PLN, untuk memetakan titik-titik rawan yang perlu segera ditangani.


“Koordinasi itu penting agar penanganannya tepat sasaran,” tambahnya.


Ia juga mengingatkan agar pemerintah tidak hanya menunggu laporan, tetapi aktif turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan.


“Jangan hanya di balik meja. Walaupun statusnya jalan provinsi, pemerintah kota tetap harus hadir dan tidak lepas tangan,” pungkasnya. (Adv/mto)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)