Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman
Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – Kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi momentum penting bagi Balikpapan. DPRD Kota Balikpapan pun mendorong para finalis Duta Wisata Manuntung tak hanya tampil sebagai ikon, tetapi aktif berkontribusi bagi daerah.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman, saat menerima kunjungan 24 finalis Duta Wisata Manuntung, pada Selasa (7/4/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pembekalan setelah mereka terpilih dari 107 peserta.
“Dari ratusan peserta, tersaring 24 finalis. Salah satu agendanya berkunjung ke DPRD untuk memahami langsung fungsi dan peran kami,” kata Yono.
Dalam pertemuan tersebut, para finalis dibekali pemahaman mengenai tiga fungsi utama DPRD, yakni legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Tak hanya itu, diskusi juga berkembang pada isu strategis, terutama posisi Balikpapan sebagai daerah penyangga IKN.
Menurut Yono, para finalis menunjukkan ketertarikan besar terhadap peluang yang muncul dari pembangunan IKN. Mereka mempertanyakan langkah konkret agar Balikpapan tidak hanya menjadi daerah singgah.
“Mereka ingin tahu bagaimana caranya supaya Balikpapan tidak sekadar jadi penonton, tetapi bisa memanfaatkan peluang IKN untuk mendorong ekonomi, khususnya sektor pariwisata,” jelasnya.
DPRD, lanjut Yono, menekankan pentingnya keselarasan pembangunan antara Balikpapan dan IKN. Dengan begitu, pertumbuhan di ibu kota baru juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Balikpapan.
“Kita harapkan pembangunan berjalan linier. IKN berkembang, Balikpapan juga tumbuh. Dampaknya harus dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, penguatan kearifan lokal juga menjadi sorotan. DPRD mendorong agar potensi budaya dan lokalitas Balikpapan dapat diangkat lebih luas, bahkan hingga tingkat nasional dan internasional.
“Peran duta wisata sangat penting untuk mempromosikan kearifan lokal agar lebih dikenal,” imbuhnya.
Ke depan, DPRD membuka peluang kolaborasi dengan para duta wisata, terutama dalam menjaring dan menyampaikan aspirasi masyarakat. Hal itu bisa dilakukan melalui forum maupun komunikasi langsung dengan lembaga legislatif.
“Silakan sampaikan aspirasi masyarakat. Nanti bisa kami tindak lanjuti melalui fungsi pengawasan dan kebijakan,” pungkasnya.
DPRD berharap, para finalis Duta Wisata Manuntung mampu menjadi agen perubahan sekaligus wajah positif Balikpapan di tengah dinamika pembangunan IKN. (Adv/mto)
Tulis Komentar