Iklan Dua

Wali Kota H Rahmad Buka Safari Ramadan 1447 H, Tujuh Masjid Akan Disambangi Pemkot Balikpapan

$rows[judul]

Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah sebagai upaya mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat.

Kegiatan perdana dibuka langsung Wali Kota Balikpapan, H Rahmad Mas’ud di Aula Rumah Jabatan (Rumjab) Wali Kota, pada Selasa (24/2/2026).


Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, hingga tokoh agama.

Agenda diawali dengan buka puasa bersama, kemudian dilanjutkan salat Tarawih berjemaah.

Pemkot Balikpapan menjadwalkan Safari Ramadan di delapan titik yang digelar bergiliran di enam kecamatan. Setelah pembukaan, masih ada tujuh lokasi yang akan disambangi.

Rinciannya, di Masjid Jami Al-Azhar Kecamatan Balikpapan Utara pada Kamis (26/2/2026), Masjid Agung Attaqwa Kecamatan Balikpapan Kota Minggu (1/3/2026), Masjid Mishbahush Shudur Kecamatan Balikpapan Barat Rabu (4/3/2026), Masjid Madinatul Iman–Balikpapan Islamic Center Kecamatan Balikpapan Selatan Jumat (6/3/2026), Masjid Al Jihad Kecamatan Balikpapan Selatan Senin (9/3/2026), Masjid Al Muhajirin Kecamatan Balikpapan Timur Kamis (12/3/2026), serta ditutup di Masjid Nurul Ihsan Kecamatan Balikpapan Tengah Minggu (15/3/2026).

Rahmad mengatakan, pembukaan Safari Ramadan tahun ini dimaknai sebagai ajakan kepada masyarakat untuk menyambut bulan suci dengan penuh suka cita.

“Artinya kita ingin memberikan contoh kepada masyarakat. Di bulan Ramadan, mari kita yang muslim berlomba-lomba di bulan yang penuh maghfirah ini untuk berbuat kebaikan dan beramal ibadah secara khusyuk,” ujarnya.

Menurut dia, semangat beramal tidak hanya berlaku saat Ramadan. Umat Muslim, tegasnya, juga harus konsisten menjalankan kebaikan di bulan-bulan berikutnya.

“Pasca-Ramadan, kita harus melatih diri untuk tetap istiqomah di bulan berikutnya. Melaksanakan tadarus, menahan hawa nafsu, menahan diri dari sesuatu yang tidak baik, sebagaimana dilakukan saat Ramadan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, melalui Safari Ramadan, Pemkot ingin menyampaikan pesan bahwa ibadah dan amal saleh tidak berhenti di bulan suci saja, tetapi berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.

Apalagi sebagai pejabat publik, lanjut Rahmad, sudah sepatutnya menjadi panutan dan contoh bagi masyarakat. Karena itu, Safari Ramadan dijadwalkan rutin dua hingga tiga kali setiap pekan.

“Ini bagian dari menyampaikan pesan kepada masyarakat,” tegasnya.

Rahmad menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari perwujudan tagline Balikpapan sebagai kota global yang nyaman untuk semua dalam bingkai Madinatul Iman. (mto) 

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)