Porosnusantaranews,BALIKPAPAN - Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Sigit Wibowo, kembali melaksanakan program sosialisasi dengan tema “Desentralisasi dan Otonomisasi di Era Reformasi” pada Sabtu (22/3/2025). Acara yang digelar di RT 68, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara ini mendapat sambutan positif dari warga setempat.

Tujuan dari sosialisasi yang ke-3 ini adalah untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang demokrasi, serta memberikan pengetahuan lebih dalam mengenai bagaimana sistem pemerintahan daerah bekerja, khususnya dalam konteks desentralisasi. Sigit menjelaskan bahwa acara ini bukan hanya untuk masyarakat umum, tetapi juga untuk para anggota DPRD yang berperan aktif dalam menjalankan pemerintahan.
“Sosialisasi ini diadakan untuk membuka wawasan masyarakat tentang bagaimana pentingnya demokrasi dalam proses penyelenggaraan pemerintahan daerah. Kami ingin agar masyarakat tidak hanya mengenal demokrasi sebagai teori, tapi juga sebagai praktik dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sigit dalam sambutannya.

Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk para Ketua RT dari Kelurahan Graha Indah, tokoh masyarakat, serta beberapa tamu undangan penting, seperti Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur, Edi Oloan Pasaribu, dan anggota DPD Forum Relawan Demokrasi Kota Samarinda, Fahrizal Helmi Hasibuan. Moderator acara, Joko Prasetyo, turut memandu jalannya sosialisasi.
Sigit menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam pemilu dan pilkada. Dalam pandangannya, meskipun pemilu sering mendapatkan perhatian besar, partisipasi dalam pilkada kerap kali lebih rendah. Untuk itu, ia mengajak warga untuk lebih peduli terhadap proses demokrasi dan berkontribusi dalam pemilihan umum.
“Pemilu dan Pilkada adalah momen penting dalam menentukan arah daerah kita. Namun, sering kali partisipasi masyarakat dalam Pilkada tidak sebanding dengan Pemilu. Oleh karena itu, kita perlu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang betapa pentingnya setiap suara dalam menentukan pemimpin yang tepat,” kata Sigit yang juga Ketua PAN Kaltim ini.
Selain itu, Sigit juga mengingatkan pentingnya memilih calon berdasarkan kualitas dan rekam jejak, bukan hanya berdasarkan kepentingan sesaat. Ia berharap, dengan semakin terbukanya pemahaman tentang demokrasi, masyarakat dapat memilih pemimpin yang memiliki kapasitas dan komitmen yang kuat untuk kemajuan daerah.
Sebagai penutup acara, Sigit mengadakan kegiatan kuis penghafalan Pancasila. Warga yang berhasil menjawab dengan tepat mendapat hadiah sebagai bentuk apresiasi. Langkah ini tidak hanya untuk menumbuhkan semangat dalam berpartisipasi dalam demokrasi, tetapi juga untuk memperkenalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara yang harus terus dijaga.
Dengan sosialisasi ini, Sigit berharap masyarakat Kaltim semakin sadar akan pentingnya partisipasi mereka dalam proses demokrasi, dan dapat memilih pemimpin yang memiliki visi dan kualitas yang baik untuk masa depan daerah. (Bre/mto)
Tulis Komentar