Keterangan Gambar : Ketua PMI Kecamatan Balikpapan Selatan, H. Yusri (tengah) bersama pengurus yang stand by disetiap kegiatan.
Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – Komitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terus ditunjukkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Balikpapan Selatan. Sepanjang 2025, berbagai kegiatan sosial digelar. Memasuki 2026, langkah itu kian dikuatkan, bertepatan dengan momentum peringatan HUT ke-129 Kota Balikpapan.
PMI memastikan tetap hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam pelayanan kesehatan dan misi kemanusiaan. Ketua PMI Kecamatan Balikpapan Selatan H. Yusri menegaskan, pihaknya telah dan akan terus menjalankan program-program yang manfaatnya dirasakan langsung warga.

Ketua PMI Kecamatan Balikpapan Selatan, H. Yusri (tengah) bersama pengurus yang stand by disetiap kegiatan.
Salah satu kegiatan yang telah terlaksana berlangsung di Kelurahan Gunung Bahagia, Januari 2026. Dalam kegiatan tersebut, PMI menggelar donor darah dan penjualan sembako murah. Aksi itu merupakan kolaborasi bersama panitia HUT ke-129 Kota Balikpapan tingkat Kecamatan Balikpapan Selatan.
Tak berhenti di situ, Sabtu (14/2/2026), PMI kembali ambil bagian dalam Pesta Rakyat dan Jalan Sehat Kecamatan Balikpapan Selatan. Kegiatan tersebut juga menjadi rangkaian peringatan HUT ke-129 Kota Balikpapan.
Donor darah menjadi fokus utama. Upaya itu dilakukan untuk menjaga ketersediaan stok darah di Kota Balikpapan. “Ini dalam rangka mencari kantong-kantong darah untuk masyarakat yang memerlukan, terutama pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit,” jelas Yusri.
Ia memastikan, setiap kegiatan donor darah, termasuk yang rutin digelar bersama puskesmas, seluruhnya disalurkan ke PMI Kota Balikpapan. Selanjutnya, darah tersebut didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ke depan, kegiatan serupa akan digencarkan secara lebih masif di seluruh kelurahan di wilayah Balikpapan Selatan. Langkah ini sebagai bentuk perluasan layanan sekaligus memperkuat peran PMI di tingkat akar rumput.
Selain donor darah, kesiapsiagaan bencana menjadi pilar penting lainnya. PMI Kecamatan Balikpapan Selatan memiliki 40 relawan yang siap diterjunkan dalam setiap penanggulangan bencana di Kota Balikpapan.
“Relawan adalah ujung tombak kami dalam merespons cepat situasi darurat. Ini juga menjadi fokus kerja kami,” tambahnya.
Lebih jauh, Yusri menegaskan, pihaknya ingin memastikan kehadiran PMI benar-benar dirasakan masyarakat. “Kami ingin PMI ada di tengah warga, terutama bagi mereka yang terdampak masalah kesehatan dan membutuhkan pertolongan, khususnya terkait ketersediaan darah,” pungkasnya. (mto)
Tulis Komentar