BALIKPAPAN – Pemuda Lingkungan Asri dan Bersih Kalimantan Timur (Pepelingasih Kaltim) kembali menggelar program Jelajah Alam Pemuda. Edisi ke-3 kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 15 Februari 2026 dan dipusatkan di Hutan Kota Telaga Sari, Balikpapan.
Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen pemuda dalam menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus mendukung keberlanjutan ruang terbuka hijau di kawasan perkotaan. Jelajah Alam Pemuda merupakan agenda rutin Pepelingasih Kaltim yang dirancang untuk menumbuhkan kesadaran, kepedulian, dan peran aktif generasi muda terhadap isu lingkungan hidup.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak mengenal lebih dekat ekosistem hutan kota serta terlibat langsung dalam aksi pelestarian alam. Tahun ini, pelaksanaan Jelajah Alam Pemuda memiliki makna tersendiri karena bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Balikpapan ke-129.
Ketua DPD Pepelingasih Kaltim, Rifki Ade Putra, mengatakan momentum ini dinilai tepat untuk mengingatkan seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, bahwa pembangunan kota harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga lingkungan.
“Melalui Jelajah Alam Pemuda, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa hutan kota merupakan aset penting. Bukan hanya sebagai paru-paru kota, tetapi juga ruang edukasi dan rekreasi yang ramah lingkungan. Ini sejalan dengan semangat Hari Jadi Kota Balikpapan ke-129,” ujarnya.
Selain jelajah alam, rangkaian kegiatan juga akan diisi dengan aksi bersih-bersih kawasan hutan kota, edukasi lingkungan, diskusi ringan mengenai konservasi, serta kampanye kepedulian lingkungan kepada masyarakat sekitar. Seluruh rangkaian ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran langsung bagi peserta tentang pentingnya menjaga kebersihan, keasrian, dan keseimbangan ekosistem.
Hutan Kota Telaga Sari dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas lingkungan di tengah pesatnya pembangunan Kota Balikpapan. Keberadaannya menjadi simbol harmonisasi antara alam dan kawasan perkotaan yang perlu terus dijaga agar manfaatnya dapat dirasakan lintas generasi.
Pepelingasih Kaltim turut mengajak berbagai elemen masyarakat, komunitas pemuda, serta relawan lingkungan untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Melalui kolaborasi dan semangat gotong royong, Jelajah Alam Pemuda Edisi ke-3 diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus meneguhkan peran pemuda sebagai agen perubahan dalam menjaga lingkungan hidup serta memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan Kota Balikpapan yang bersih, asri, dan berkelanjutan. (*/far/mto)
Tulis Komentar