Iklan Dua

Balikpapan Terus Berbenah Menuju Kota Global

$rows[judul]

Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – Pembangunan di Kota Balikpapan terus bergerak maju. Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud menegaskan, berbagai capaian yang diraih saat ini menunjukkan progres positif. Namun, ia tak menutup mata bahwa masih ada sejumlah kekurangan dan tantangan yang harus dibenahi secara berkelanjutan.


Penegasan tersebut disampaikan Rahmad Mas’ud saat menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan Masa Sidang II Tahun Persidangan 2025/2026, pada Senin (9/2/2026).


Rapat paripurna tersebut digelar dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 Kota Balikpapan yang diperingati setiap 10 Februari, dan dihadiri pimpinan serta anggota DPRD, unsur Forkopimda, serta tamu undangan.


Menurut Rahmad, usia 129 tahun menjadi momentum refleksi sekaligus pijakan untuk melangkah lebih jauh. Balikpapan, kata dia, tidak hanya dituntut mempertahankan capaian masa lalu, tetapi juga melanjutkan perjuangan agar mampu menjadi barometer nasional dan kota yang diakui secara global.


Mengusung tema Harmoni Menuju Kota Global, Rahmad menekankan bahwa pembangunan tidak semata mengejar pertumbuhan fisik dan ekonomi. Harmoni sosial, keberagaman budaya, serta kelestarian lingkungan harus berjalan seiring sebagai fondasi utama menuju kota global.


Ia juga menyinggung posisi strategis Balikpapan dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Kehadiran IKN dinilai menjadi peluang besar bagi Balikpapan untuk bertransformasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, tidak hanya sebagai kota jasa dan industri, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi regional dan nasional.


Meski demikian, Rahmad secara terbuka mengakui bahwa hasil pembangunan saat ini belum sepenuhnya ideal. Pemerintah Kota Balikpapan masih menghadapi berbagai pekerjaan rumah, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, pemerataan infrastruktur dasar, hingga penguatan sumber daya manusia.


Dalam kesempatan tersebut, Rahmad Mas’ud juga memaparkan sejumlah capaian dan program prioritas yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Balikpapan 2025–2029. Salah satu fokus utama adalah transformasi birokrasi melalui peningkatan layanan publik berbasis digital.


Pemkot Balikpapan telah menghadirkan Mal Pelayanan Publik sebagai pusat layanan terpadu, serta menyediakan 362 titik WiFi gratis yang tersebar di enam kecamatan. Program ini ditujukan untuk mendekatkan layanan pemerintah kepada masyarakat sekaligus mempercepat digitalisasi.

Di sektor kesehatan, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran Rp99,6 miliar untuk membiayai iuran BPJS Kesehatan bagi sekitar 208.400 warga. Kebijakan ini diambil guna memastikan seluruh masyarakat Balikpapan mendapatkan akses layanan kesehatan tanpa terkendala persoalan ekonomi.


Sementara itu, di bidang pendidikan, Pemkot Balikpapan terus mendorong peningkatan kualitas layanan dan sarana pendidikan. Upaya tersebut dipandang penting untuk menyiapkan generasi muda agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.


Menutup pidatonya, Rahmad Mas’ud mengajak seluruh pemangku kepentingan pemerintah, DPRD, dunia usaha, hingga masyarakat untuk menjaga semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam membangun Balikpapan ke depan.


Balikpapan, menurutnya, harus terus dibangun sebagai kota yang nyaman dihuni, berdaya saing, dan tetap berpegang pada nilai-nilai luhur yang menjadi kekuatan daerah. (mto) 

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)